Posts

Showing posts from October, 2018

Putuskan!

Image
Aku bukan mutiara itu, tapi aku adalah aku yang sedang merapikan diri karenaNya Dunia itu hanyalah sandiwara belaka, tak ada yang istimewa, pun berharga. Tapi, bukan menjadi alasan bahwa kita juga harus menjadi aktor dari sandiwara dunia ini, karena bagaimanapun setiap hal yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban, bukan?  Dunia itu terlalu singkat untuk di huni, hingga memaksimalkan ikhtiar, pun doa adalah cara terbaik untuk mengupayakan setiap hal yang patut kita upayakan selama di dunia, iyakan?  Perkenalkan, nama aku Nila, sosok gadis biasa, pun sederhana dengan rupa yang biasa-biasa pula. Tak ada yang istimewa, pun tak ada yang patut dibanggakan dalam diri yang teramat sederhana ini.  Aku mau sharing aja sama kalian, iya kalian, kalian yang berkenan membaca blog ini. Tahu gak, dibalik senyum yang selalu melengkung di wajahku, dibalik tatapan optimis mataku, dibalik bijaknya ucapanku, dibalik segala citra dari tulisanku. Aku se...

Siapakah Aku?

Image
Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja untuk menyendiri Cinta itu mulia dan memuliakan cinta adalah caraku. Aku begitu sulit mencinta, tapi entah mengapa adalah dia yang bukan siapa-siapa kemudian hadir menyapa dalam deretan cerita. Bagi kebanyakan orang, mengenal dia dan menjadi temannya adalah anugerah terindah, tapi tidak untukku. Mengenalnya, pun menjadi salah satu temannya adalah nikmat ujian untukku. Setidaknya itu yang aku alami.  Ada sesal dan marah yang teramat ketika dia dengan polosnya mengupload fotoku walau hanya terlihat bagian belakang tubuhku saja. Sempat-sempatnya dia memotretku di perhentian lampu merah. Ah, sungguh menyebalkan! Ditambah, dengan beraninya dia men tag Instagramku, semakin menggemaskan!! Bahagia? bahagia ketika ada sosok laki-laki yang meng post gambarmu? Tidak! Kusampaikan tidak! Tidak sama sekali!  Tapi alhamdulillahnya dia hanya beberapa jam saaja meng post gambar dan tulisan itu, setelahnya dia hapus po...

Ketika Solo Bercerita?

Image
Cinta adalah fitrah dan setiap orang berhak merasakannya. Iyakan? Untuk pertama kalinya, solo menjadi wadah dua anak cucu adam berjumpa. tentang jumpa yang entah bagaimana akhirnya, tapi aku sangat paham bagaimana aku memulainya. Sebagai seorang Maba yang masih polos tampilan luarnya, tapi tidak dengan pemikirannya. Teriknya matahari membuatku ingin segara menyudahi perkuliahan, tiba-tiba seorang mengagetkanku, "Dek, ikut lomba debat yuk di solo." Entah bagaimana ceritanya, aku mengiyakan tanda setuju bukan tanda bahwa aku siap.  Ya, disaat aku merasakan fase ketidakjelasan selama diperkuliahan, ketika itu juga Allaah menunjukkan jalan melalui keikutsertaanku dalam sebuah lomba berajang nasional.  Untuk pertama kalinya juga aku merasakan nikmatnya fasilitas kampus dengan mengendarai kereta api, menginap di hotel dan uang jajan secara gratis. Ah, maka nikmat Tuhan mana lagi yang aku dustakan?  Lagi dan lagi untuk pertama kalinya dibangku perkuli...

Drama Macam Apa Ini??

Image
Kesulitan itu berdurasi. Iyakan? Dan kemudahan perlahan kan menghampiri Hanya Allaah yang tahu perihal isi hati tiap-tiap manusia, tentang ketulusan niat dan keseriusan tekad. Tanggal 31 Juli  2018 seorang anak manja memulai petualangannya, Bandara Adi Sucipto menjadi saksi pengembaraannnya menuju Don Mueang Thailand. Ini  bukan pertama kalinya si anak manja itu berpergian menggunakan pesawat, mungkin sudah kesekian kali bahkan berulang kali. Apa yang akan kamu lakukan ketika uang 450.000 harus dirampas secara lembut di bandara? Padahal kamu tak punya uang lagi. Padahal hanya uang 450.000 itu yang kamu punya untuk bisa  bertahan di Thailand selama 1 bulan. Lantas, bagaimana jika uang 450.000 berpindah tangan dan tidak lagi menjadi milikmu? Ya, setidaknya itu yang aku rasakan. Maskapai Air Asia adalah maskapai termurah, pun yang akan mengantarkan aku menuju Thailand. Dan, untuk pertama kalinya aku menggunakan maskapai Air Asia dan ternyata maskapai ini hanya me...

Pertolongan Allaah Itu Pasti!

Image
Usaha itu berdurasi, tetapi pertongan Allaah itu pasti. Setidaknya itu yang aku percayai.  Harusnya, ketika kamu lolos seleksi untuk menjadi delegasi universitas dan negara untuk mengikuti event yang bertaraf Internasional, harusnya kamu bahagiakan? Tapi tidak bagiku! Aku memang bahagia, tapi kebahagiaan itu perlahan sirna ketika aku tak kunjung menemukan secercah cahaya yang membuatku harus pergi ke Thailand dalam program SEAMEO. Aku bersyukur ketika kampus berkenan mensupport akomodasi senilai 3,5 juta. Tapi, apakah 3,5 juta adalah akomodasi yang layak untuk 1 bulan di Thailand dan juga tiket PP pesawat? Apakah itu layak? atau bagaimana? Marah?Bingung? Kecewa? Pusing?Sedih? ayo apalagi? apalagi perasaan yang hendak kamu ekspresikan tapi tak kuasa kamu ungkapkan?? Believe or not, untuk kesekian kalinya, aku mencoba mundur dari permukaan, karena aku menyadari bahwa aku tidak mampu. Tapi untuk kesakian kalinya juga Allaah selalu menguatkan diri ini. Berbicara tentang A...