Posts

[Mengangkasa Karena-Nya]

Image
Maha baik Allaah yang telah memberikan banyak kenikmatan kepada kita para hambaNya, lantas? Sudah sejauh mana kita bersyukur? Bersyukur bukan hanya mengucap terima kasih saja, tapi tentang bagaimana kita mengupayakan dalam memaksimalkan potensi yang telah Allaah beri pada kita. Dulu, ketika Allaah belum memperkenankan diri ini untuk menjadi salah satu mahasiswa jurusan Astronomi di kota kembang, ITB, Bandung. Adalah sebuah keyakinan bahwa UAD adalah sebaik-baik tempat untuk semakin mendekat kepadaNya. Sederhana adanya, aku ingin mengangkasa, melihat segala kemahabesaranNya dengan segala ciptaanNya di alam semesta. Melihat indahnya merkurius, venus, jupiter, mars bahkan plato sekalipun yang sudah tidak termasuk dalam deretan planet. Aku ingin menyaksikan semua dengan bola mataku, tapi takdir Allaah belum membawaku kesana. Lantas, apakah alasan mendasar mengapa aku begitu suka mengangkasa? Sederhana adanya, aku hanya ingin memperluas tempat bersujudku dan memperkenalkan Isla...

Kisahmu yang mana? Cinta & Rangga atau Hanum & Rangga?

Image
"Setiap wanita berhak meraih mimpinya, tak ada yang bisa menghalanginya, bahkan suaminya sekalipun. Wanita punya hak yang sama seperti halnya para pria, yang bebas bermimpi, berpetualang dan mewujudkan mimpi-mimpinya." Ya, begitulah kiranya karakter dari tokoh seorang Hanum yang tergambar dari sepenggal kalimat di atas. Menjadi seorang isteri dari seorang Rangga yang sedang menyelesaikan disertasinya di Vienna dan saat ini mereka menetap sementara waktu untuk mewujudkan mimpi seorang Hanum di negara yang penuh ambisi, USA. Honestly, karakter Hanum begitu menggambarkan sosok wanita pada umumnya, wanita dengan segala mimpinya, ambisinya, perasaannya, kesensitifannya, ketidaklogikaanya, ketidakberdayaan dan kekuatannya. Namun, meskipun Hanum begitu keras dan cukup ngeyel, adalah Rangga yang begitu memahami seorang Hanum, isterinya. Rangga membatalkan keberangkatannya ke Vienna demi mewujudkan mimpi Hanum menjadi seorang reporter dan bertemu idolanya"Andy"...

Putuskan!

Image
Aku bukan mutiara itu, tapi aku adalah aku yang sedang merapikan diri karenaNya Dunia itu hanyalah sandiwara belaka, tak ada yang istimewa, pun berharga. Tapi, bukan menjadi alasan bahwa kita juga harus menjadi aktor dari sandiwara dunia ini, karena bagaimanapun setiap hal yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban, bukan?  Dunia itu terlalu singkat untuk di huni, hingga memaksimalkan ikhtiar, pun doa adalah cara terbaik untuk mengupayakan setiap hal yang patut kita upayakan selama di dunia, iyakan?  Perkenalkan, nama aku Nila, sosok gadis biasa, pun sederhana dengan rupa yang biasa-biasa pula. Tak ada yang istimewa, pun tak ada yang patut dibanggakan dalam diri yang teramat sederhana ini.  Aku mau sharing aja sama kalian, iya kalian, kalian yang berkenan membaca blog ini. Tahu gak, dibalik senyum yang selalu melengkung di wajahku, dibalik tatapan optimis mataku, dibalik bijaknya ucapanku, dibalik segala citra dari tulisanku. Aku se...

Siapakah Aku?

Image
Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja untuk menyendiri Cinta itu mulia dan memuliakan cinta adalah caraku. Aku begitu sulit mencinta, tapi entah mengapa adalah dia yang bukan siapa-siapa kemudian hadir menyapa dalam deretan cerita. Bagi kebanyakan orang, mengenal dia dan menjadi temannya adalah anugerah terindah, tapi tidak untukku. Mengenalnya, pun menjadi salah satu temannya adalah nikmat ujian untukku. Setidaknya itu yang aku alami.  Ada sesal dan marah yang teramat ketika dia dengan polosnya mengupload fotoku walau hanya terlihat bagian belakang tubuhku saja. Sempat-sempatnya dia memotretku di perhentian lampu merah. Ah, sungguh menyebalkan! Ditambah, dengan beraninya dia men tag Instagramku, semakin menggemaskan!! Bahagia? bahagia ketika ada sosok laki-laki yang meng post gambarmu? Tidak! Kusampaikan tidak! Tidak sama sekali!  Tapi alhamdulillahnya dia hanya beberapa jam saaja meng post gambar dan tulisan itu, setelahnya dia hapus po...

Ketika Solo Bercerita?

Image
Cinta adalah fitrah dan setiap orang berhak merasakannya. Iyakan? Untuk pertama kalinya, solo menjadi wadah dua anak cucu adam berjumpa. tentang jumpa yang entah bagaimana akhirnya, tapi aku sangat paham bagaimana aku memulainya. Sebagai seorang Maba yang masih polos tampilan luarnya, tapi tidak dengan pemikirannya. Teriknya matahari membuatku ingin segara menyudahi perkuliahan, tiba-tiba seorang mengagetkanku, "Dek, ikut lomba debat yuk di solo." Entah bagaimana ceritanya, aku mengiyakan tanda setuju bukan tanda bahwa aku siap.  Ya, disaat aku merasakan fase ketidakjelasan selama diperkuliahan, ketika itu juga Allaah menunjukkan jalan melalui keikutsertaanku dalam sebuah lomba berajang nasional.  Untuk pertama kalinya juga aku merasakan nikmatnya fasilitas kampus dengan mengendarai kereta api, menginap di hotel dan uang jajan secara gratis. Ah, maka nikmat Tuhan mana lagi yang aku dustakan?  Lagi dan lagi untuk pertama kalinya dibangku perkuli...

Drama Macam Apa Ini??

Image
Kesulitan itu berdurasi. Iyakan? Dan kemudahan perlahan kan menghampiri Hanya Allaah yang tahu perihal isi hati tiap-tiap manusia, tentang ketulusan niat dan keseriusan tekad. Tanggal 31 Juli  2018 seorang anak manja memulai petualangannya, Bandara Adi Sucipto menjadi saksi pengembaraannnya menuju Don Mueang Thailand. Ini  bukan pertama kalinya si anak manja itu berpergian menggunakan pesawat, mungkin sudah kesekian kali bahkan berulang kali. Apa yang akan kamu lakukan ketika uang 450.000 harus dirampas secara lembut di bandara? Padahal kamu tak punya uang lagi. Padahal hanya uang 450.000 itu yang kamu punya untuk bisa  bertahan di Thailand selama 1 bulan. Lantas, bagaimana jika uang 450.000 berpindah tangan dan tidak lagi menjadi milikmu? Ya, setidaknya itu yang aku rasakan. Maskapai Air Asia adalah maskapai termurah, pun yang akan mengantarkan aku menuju Thailand. Dan, untuk pertama kalinya aku menggunakan maskapai Air Asia dan ternyata maskapai ini hanya me...